Shalom saudaraku, Sandiaga Uno adalah salah satu pengusaha muda yang sukses. Kiprahnya di dunia usaha sebenarnya bermula dari ketidaksengajaan. Awalnya ia adalah seorang pegawai biasa. Saat krisis moneter melanda Indonesia, Sandi di PHK dari kantor tempatnya bekerja. Namun, ternyata ada hikmah dibalik musibah ini. Ketiadaan pekerjaan membuatnya harus berpikir keras untuk bisa bertahan hidup. Membuka usaha sendiri adalah jawabannya. Ternyata tidak mudah menjadi pengusaha. Memulai usaha dengan modal yang minim, kantor yang sangat kecil, serta jumlah karyawan yang seadanya, ia harus bersusah payah mencari klien mulai dari nol. Kini, Sandiaga Uno bisa dikatakan telah memiliki segalanya. Setelah sukses dengan mendirikan sebuah perusahaan investasi, ia merambah ke banyak bidang lain, seperti penambangan batubara, perusahaan penyedia menara telekomunikasi, perusahaan pengelola aset, dan yang terakhir adalah membeli saham sekaligus menyelamatkan sebuah maskapai penerbangan Nasional yang hampir bangkrut.
Transformasi kehidupan dari seorang wanita pendosa yang hampir saja dilempari batu sampai mati juga menarik untuk disimak ( Yoh 8:7 ). Setelah mengalami perjumpaan pribadi dengan Yesus, ia memutuskan untuk bertobat. Demikian pula halnya dengan Maria Magdalena yang memilih bangkit dan melanjutkan hari depannya dengan kehidupan barunya setelah Yesus mengusir tujuh setan dari dalam dirinya ( Mar 16:9, Luk 8:2 ). Ia menjadi orang pertama yang bertemu Yesus setelah bangkit dari kematian, sekaligus orang pertama yang mengabarkan tentang Yesus yang bangkit kepada murid-murid yang lain. Demikian pula dengan apa yang telah dilakukan oleh Maria saudara Lazarus. Alkitab mencatat tindakannya menyeka kaki Yesus dengan minyak narwastu, memakai rambutnya sendiri, sampai-sampai Yesus berkata,"Sesungguhnya dimana saja Injil ini diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia."
( Mat 26:13 )
Sesungguhnya setiap hari menjadi kesempatan bagi kita untuk menulis sejarah baru kehidupan. Warren Buffet, salah satu orang terkaya didunia membuat satu kutipan indah, "Semua orang baik memiliki masa lalu, semua orang berdosa memiliki masa depan." Hidup ini sebenarnya simple, hanya butuh keberanian untuk menjalaninya. Ketika anda gagal, bangkit lagi. Jika anda sempat jatuh dalam dosa, mari akui dosamu di hadapan Tuhan, lalu bertobat dan mulailah hidup yang baru. Anda tidak bisa memiliki hari esok yang lebih baik, jika masih terus-menerus memikirkan masa lalu. Di dalam Tuhan, masa depan kita sungguh ada, dan pengharapan itu tidak akan hilang ( Ams 23:18, Yer 31:17 ). Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup! Itu sebabnya, kita wajib mengelola kehidupan masa sekarang dengan bijak supaya tidak menyesalinya kemudian.
Tidak pernah ada kata terlambat.
Selama ada semangat, akan selalu ada solusi untuk melakukan perubahan
No comments:
Post a Comment