Thursday, November 8, 2012

The Power of Intimacy with GOD


Shalom NBCC'ers yang terkasih dalam Tuhan Yesus Kristus, setiap kita perlu dan harus hidup intim dengan TUHAN, karena melalui keintiman dengan TUHAN kita tahu apa yang menjadi rencana dan kehendak-Nya untuk kita lakukan.

INTIM berasal dari bahasa Latin  INTUSyang  artinya di dalam.
Keintiman adalah sebuah hubungan pribadi yang begitu dalam ( kedalaman yang terdalam ) dan tidak ada satu orang pun yang mengerti selain mereka yang merasakannya. Di dalam keintiman ada rasa saling percaya, saling mengenal, tidak asing dan saling terbuka. Hubungan ini digambarkan seperti layaknya hubungan suami-istri.
Bukankah Tuhan Yesus adalah sang mempelai pria dan kita umat-Nya adalah mempelai wanita. Hal ini merupakan rahasia besar, namun bila kita mengetahuinya maka kita akan selalu menikmati hubungan kita dengan Kristus yang semakin hari semakin intim.

Keintiman kita dengan Tuhan akan membuat ”yang tidak menjadi ada ada”. Keintiman dengan Tuhan melahirkan VISI. Keintiman dengan Tuhan membuahkan sebuah kehidupan sebagaimana Yesus berkata: “Akulah jalan, kebenaran dan hidup ..”   Dia yang menciptakan kita rindu supaya kita dapat mengenal dan mencintai Dia seperti Dia mencintai kita apa adanya.

Keintiman adalah suatu proses pengejaran yang terus menerus tanpa bosan dan lelah dan semakin kita intim semakin kita rindu dan semakin kita tahu bahwa kita butuh Dia. Daud pernah berkata dalam Mazmur 27:4 “Satu hal telah kuminta kepada Tuhan, itulah yang kuingini. Diam dirumah Tuhan seumur hidupku, menyaksikan kemurahan Tuhan dan menikmati baitNya”.

Hari ini, Dia Bapa kita mengundang kita untuk datang kehadirat-Nya menikmati kasih dan kemurahanNya karena didalam hadirat-Nya ada: Kemerdekaan, Janji-janji, Nasihat, Kekuatan, Pengharapan, dan jawaban atas seluruh pertanyaan kita.
“Tuhan bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka” (Mazmur 25:14)

Hanya kepada orang yang intim  denganNYA segala janji dan rahasia itu diberitahukan.


No comments:

Post a Comment