Kesetiaan adalah keharusan, bukan pilihan.
Siapapun di dunia ini tentunya setuju bahwa dalam kehidupan ini dibutuhkan kesetiaan dalam segala hal dan juga pada segala bidang. Mereka yang setia pasti akan menikmati hasil yang baik dari kesetiaan mereka.
Jadikanlah KESETIAAN sebagai bagian dari karakter kita.
1. Setia mengikut Tuhan (Hosea 12:7)
'Engkau ini harus berbalik kepada Allahmu, peliharalah kasih setia dan hukum, dan nantikanlah Allahmu senantiasa.'
Kata kasih disini berasal dari bahasa Ibrani yang artinya HESED, yang dapat diekspresikan sebagai Kesetiaan.
Yusuf adalah salah satu contoh pribadi yang setia kepada Tuhan. Sekalipun dibuang ke dalam sumur, dijual sebagai budak, difitnah oleh isteri Potifar bahkan dilupakan oleh Juru Minuman namun Yusuf tetap setia kepada Tuhan. Setiap kita pasti akan melewati masa-masa di dalam sumur, namun kita harus keluar dari dalam sumur karena itu bukan destinasi kita. Destinasi kita orang percaya adalah Istana Raja.
Sekalipun apa yang dialami Yusuf tidak mengenakkan namun dia tetap setia kepada Tuhan sehingga membuat perjalanannya berhasil, karena Tuhan menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setiaNya.
2. Setia pada panggilan atau karunia yang dimiliki (Roma 12: 6-8)
Apa yang menjadi panggilanmu dan karunia yang engkau miliki, lakukankah dengan setia. Mungkin Anda berpikir bahwa karunia dan panggilanmu tidak berarti apa-apa, hanya hal sepele yang bisa Anda lakukan tetaplah lakukan dengan setia, karena apapun yang engkau lakukan bagi Tuhan pasti tidak akan pernah sia-sia, bahkan kapasitas dan tanggung-jawabmu akan diperbesar lagi oleh Tuhan. Setia pada perkara kecil supaya Anda setia pada perkara yang lebih besar.
3. Setia kepada Gereja (Ibrani 12:28)
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepadaNya, dengan hormat dan takut.
Jadilah umat Tuhan yang tertanam pada sebuah Gereja supaya Anda dapat bertumbuh maksimal dan karunia serta panggilan Anda dapat dipergunakan bahkan akan terus diperbesar. Jangan berpindah-pindah gereja. Tetap setia ditempat dimana Anda mengalami pertumbuhan rohani.
4. Setia dalam keuangan (Maleakhi 3: 10-12 & Lukas 16:3)
Dimana hartamu berada, disitu juga hatimu berada.
Memang setiap kita membutuhkan uang tapi uang bukanlah segalanya. Jangan mau diperbudak oleh uang dan menjadikan uang sebagai tuan kita. Belajarlah untuk setia mengembalikan perpuluhan karena itu miliknya Tuhan. Bila kita tidak mengembalikan perpuluhan maka sama artinya dengan mencuri milik Tuhan.
Tuhan tahu apa yang menjadi kebutuhan dan keperluanmu, saat kita setia mengembalikan perpuluhan sesungguhnya segala apa yang kita miliki ada dalam proteksi perlindungan Tuhan yang luar biasa dan tidak ada kuasa apapun yang dapat mengganggunya. Bukan hanya dalam hal materi saja tetapi juga kesehatan kita terpelihara, ada damai sejahtera dalam rumah tangga dan hati serta mulut kita akan senantiasa menaikkan syukur atas segala kebaikan Tuhan.
Dan bila kita setia memberikan atau menabur bagi pekerjaan Tuhan maka kita telah membuka pintu-pintu berkat.
Mari lakukan ke-4 hal ini, tetap SETIA dan raihlah janji - janji Tuhan dalam hidupmu.
No comments:
Post a Comment